Tibiame Versi Newa Chapter 2

Chapter 2 Pesta (teman, dan perasaan buruk)

Mendengar dirinya di panggil Newa membalikkan badannya dan menemukan, Ron sahabat karibnya anak laki-laki yang memiliki rambut dan (bola) mata yang berwarna merah.

Newa, agak ragu-ragu, dan melihat ke arah Sileh.

"Pergi, pergi" kata Sileh "Anak muda harus bergabung(bergaul) dengan sesamanya agar dapat menemukan kesenangannya. Hahaha" dan diamulai tertawa, sudah mulai mabuk kayaknya.

Terdiam sebentar, Newa menundukkan kepalanya meminta maaf pada Sileh, tapi Sileh hanya mengibas-ibaskan tangannya sambil tertawa-tawa.

"Oh? kamu kenal dia Wa?" tanya Ron sambil melihat Sileh dengan penasaran.

"Oh, dia juru masak (koki) kapal ini" jawab Newa ragu-ragu.

"Ya, aku tau, para Kru sering bicarain dia..." kata Ron lalu
"Yoo, 'Tuan Juru Masak'!" panggil Ron.

Sileh mengangkat kepala bulatnya dengan sedikit linglung.

Ron mengangkat kue di tangannya "Terima kasih atas makanannya~" teriak Ron membuat Sileh tertawa terbahak-bahak.

"Hahaha" tawa Sileh sambil mengangkat gelas anggurnya.

Setelah ikut 'sedikit' tertawa Ron, dan Newa pergi berjalan ke meja utama, dan langsung di sambut oleh 'teman-temannya'.

"Yoo~~ Ron, dan Newa juga" atau sapaan-sapaan macam itu.

"Oh, Newa!" tiba-tiba sebuah tangan merangkul pundak Newa.

Sedikit menoleh, Newa dapat melihat 'wajah' dari orang itu, itu adalah, anak berambut kuning dengan wajah pucat.

"Max" panggil Newa kepada anak itu.

"Hahaha, Newa, sebentar lagi kita akan sampai ke Aurea, tunjukkanlah sedikit wajah senang" kata Max dengan penuh semangat, lalu dia menepuk pundak Newa sambil menambahkan "Sebagai seorang yang memiliki cita-cita yang sama, kau harus senang dan semangat ooh~. Menjadi Wizard hanya tinggal di depan mata, hahaha"

"Eh, oh?  Y-ya! eh" kata Newa berusaha menunjukkan semangatnya, membuat beberapa gadis-gadis disana cekikikan, Newa merasa wajahnya sedikit panas.

"Hahaha, kita akan bersenang-senang!" teriak Ron mencoba meringankan suasana(membantu Newa) dan memimpin anak-anak lain ke puncak kesenangan mereka[hot(bercanda)].

Melihat ke arah Ron, Newa menampilkan wajah berterima kasih, dan kekaguman.

"Ho? Wa?" panggil Ron agak bingung, sambil memasukkan kue yang sejak tadi di pegangnya ke mulutnya.

"Ah, tidak Ada"

Ron tiba-tiba membuat wajah aneh yang tampak begitu menyebalkan, dia menepuk bahu Newa. Melihat ke arah anak-anak lain, tersenyum lalu berteriak.

"Malam ini kita akan bersenang-senang! Makan!!!" teriak Ron dengan keras, menggema di seluruh ruangan.

"Horrah!"
"Makan!"
Sambutan meriah langsung terdengar membuat seluruh kapal bergetar saking meriahnya, dan setelah itu, anak-anak mulai bersenang-senang, dan makan-makan, dengan riang gembira.

Melihat wajah teman-temannya yang ceria, Newa secara tidak sadar membuat senyum lembut senang di wajahnya.

'Rasanya... Manis' pikir Newa, dan lalu ikut bersenang-senang dengan caranya sendiri.

**

Seorang kru yang sedang tidak ikut pesta, karena gilirannya 'berjaga', merasa sedikit jengkel apalagi mendengar-dengar,  teriakan dari dalam, dia makin kesal.

"haa, apa boleh buat, ketidak beruntungan bisa terjadi pada siapa saja" katanya dengan pahit, sambil mengangkat teropong yang sedang dia pegang.

"...Apa, itu... "

**

"Dan sekarang!!  Sebagai penutup acara, Mari kita persilahkan! Saudara kita Newa!  Untuk..." teriak Ron yang bertindak sebagai pembawa acara(pura-pura), mengangkat tangannya tinggi-tinggi, lalu melihat sekelilingnya, dan berhenti saat pandangannya jatuh pada Newa.

Ron tersenyum, dengan sangat menyebalkan.

Newa tiba-tiba mempunyai sebuah firasat(perasaan) buruk.

"Menghabiskan seluruh makanan!!!" teriaknya dengan begitu keras, dan diikuti oleh, teriakan seperti

"MAKAN! MAKAN! MAKAN!!" yang benar-benar serempak, seolah mereka telah berlatih untuk meneriakkan itu di kejauhan hari.

Wajah Newa berubah hijau. [seperti katak(bercanda)]

bersambung

Chapter 1 | Chapter 3

Nah chapter 2, ini adalah chapter 2 dan aku adalah Newa, yang seperti yang aku katakan di chapter 1, entah kenapa, tiba-tiba hobi(seneng) nulis.

Tapi anehnya, yang suka aku tulis itu, cuma cerita fantasy. Aneh ya?.

Hahhah, gak usah dipikirin.

Dan ohhoho, ahem, nah ngomong-ngomong, aku baru selesai buat chapter 3nya, tapi  akan aku publish saat chapter 4nya udah jadi nanti atau mungkin besok, atau besoknya besok, atau.... Ahem.

Dan ngomong-ngomong lagi, aku gak suka Tragedy? Tapi.... Game Tibiame itu tragedy ya?.

Ah gak apa lah, aku lebih suka comedy ketimbang tragedy, jadi, ceritanya akan lebih aku buat(fokuskan) ke unsur comedy.

Dan Romancenya, aku kasih spoiller, gak akan terjadi sampai 'jagoan'nya keluar dari kapal.

Dan ngomong-ngomong lagi+lagi, Template blog ini bikin aku kesel, tapi, tapi, gak bisa(gak tau caranya) diubah, (pake HP) yah maklumlah.

Dan bye

0 Response to "Tibiame Versi Newa Chapter 2"

Post a Comment